aku papua

Rabu, 27 Juni 2012

                                        JUDUL SKRIPSI                                        REDESAIN      TERMINAL      PENUMPANG BANDA UDARA  TOREA        FAKFAK 

 LATAR BELAKANG  

Kota Fakfak termasuk wilayah yang memiliki tingkat aksesibilitas rendah baik dengan moda transportasi darat, laut, maupun udara. Keterbatasan aksesibilitas ke wilayah ini akan mengurungkan niat bagi para investor untuk mengelola sumber daya alam yang tersedia, kemudian dari segi kalkulasi ekonomi bilamana pihak investor membangun fasilitas transportasi akan menjadi bagian dari investasi.
Komoditi unggulan Kabupaten Fakfak yaitu sektor perikanan, Perkebunan dan jasa. Sub sektor peikanan komoditi unggulannya adalah Perikanan Tangkap, Sub sektor perkebunan komoditi yang diunggulkan berupa Kakao, karet, jambu mete, Kelapa dan cengkeh. Pariwisatanya yaitu wisata alam, wisata adat dan budaya. Selain itu dari segi kelancaran roda pemerintahan, keterbatasan aksesibilitas cukup berpengaruh terhadap pelayanan masyarakat sehingga berdampak terhadap pembangunan wilayah Kabupaten Fakfak.        
Sebagai penunjang kegiatan perekonomian, di kota ini tersedia 1 bandar udara, yaitu Bandara Torea, Untuk transportasi laut tersedia 1 pelabuhan, yaitu Pelabuhan Fak-fak.  Saat ini Fakfak  telah memiliki Bandar udara Torea yang melayani jasa penerbangan pesawat udara. Hanya saja sampai saat ini Bandar Udara ini belum memenuhi syarat dalam hal daya tampung  penumpang yang semakin Meningkat. Melihat akan kebutuhan transportasi udara yang semakin meningkat, perlu adanya  Redesain Terminal Penumpang Bandar Udara Torea yang baru, Guna  dapat menampung kebutuhan jasa pelayanan bandar udara Untuk mengimbangi dan dapat mengantisipasi pertumbuhan penumpang yang semakin meningkat.
Bandara udara torea merupakan salah satu sarana yang sangat penting bagi berlangsungnya suatu kegiatan perhubungan melalui udara dengan pesawat terbang sebagai alat  transportasi dikota Fakfak. Adapun Jadwal penerbangan dan jenis pesawat  yang dilayani bandar udara torea, Airlines Destinations: Wings AirSorong, Lion Air- Ambon, Kaimana Express Air Sorong,Manokwari.
Pada dasar perencanaan Gedung Terminal Penumpang Bandar Udara  di gunakan pendekatan Arsitektur Postmodern, karena postmodern tidak terikat oleh kaidah- kaidah tertentu dan mempunyai tingkat eksibilitas yang tinggi sehingga mampu menyesuaikan diri dengan lingkungan. Dalam penulisan ini dapat memilih arsitektur postmodern aliran Neo-Vernacularisme,  Karena Terminal Bandar Udara adalah merupakan suatu tempat yang berhubungan dengan pesawat, sehingga mencerminkan ciri khas atau kebudayaan daerah setempat namun di padukan dengan gaya sekarang (wadah yang modern),  yang saling bergabung secara kontyu untuk mencapai kesatuan bentuk. BY hindom


fak fak city,